Categories
Uncategorized

Macam Macam Minyak Nabati Yang Sehat Dan Berkualitas

Bagi masyarakat indonesia, minyak merupakan hal penting dalam memasak. Beragam jenis makanan, mulai dari telur dadar, sosis, sampai nasi goreng, dimasak menggunakan minyak. Dari beberapa minnyak goreng lainya, minyak nabati lebih banyak di gunakan. Berikut ini macam-macam minyak nabati yang sehat dan berkualitas.

Minyak Nabati

Minyak nabati adalah minyak yang terbuat dari ekstrak tumbuhan atau sayuran, seperti kelapa, kelapa sawit, jagung, kacang, hingga buah zaitun.

Berbagai macam-macam jenis minyak nabati dapat dipakai untuk memasak. Baik itu untuk menggoreng, menumis, atau minyak campuran pada masakan.

Minyak nabati yang umum dipakai untuk memasak adalah minyak sawit, minyak zaitun dan minyak kelapa. Namun, masih banyak jenis-jenis minyak nabati lainnya yang bisa dan sering dipakai untuk memasak.

Setiap jenis minyak mempunyai karakteristik yang berbeda sehingga bisa disesuaikan dengan cara menggunakannya.

Meski ada beberapa jenis minyak nabati yang dianggap sehat, tidak sedikit orang yang menganggap bahwa penggunaan minyak nabati, seperti minyak kelapa sawit, dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.

Macam Macam Minyak Nabati

1. Minyak Zaitun

Minyak zaitun atau olive oil adalah minyak yang terbuat dari ekstraksi buah zaitun. Ada dua macam olive oil yang umum dipakai untuk masakan, yaitu olive oil biasa dan extra virgin olive oil.

Label extra virgin pada olive oil menunjukan bahwa minyak zaitun tidak dimurnikan dan karena itu minyak jenis ini berkualitas tinggi.

Olive oil dalam kuliner dapat digunakan sebagai minyak yang serbaguna dan sehat untuk disantap langsung. Aromanya juga bisa mempengaruhi hasil masakan.

Namun, minyak zaitun memiliki titik asap yang relatif lebih rendah dibandingkankan dengan minyak-minyak lainnya.

Jadi paling baik untuk memasak dengan minyak zaitun dengan api kecil dan sedang. Extra virgin olive oil lebih dianjurkan untuk dipakai sebagai dressing salad.

2. Minyak Kelapa

Minyak kelapa merupakan salah satu produk hasil olahan kelapa. Suhu minyak kelapa akan lebih stabil pada panas tinggi, sehingga minyak ini sangat cocok digunakan untuk memasak makanan dengan suhu sangat tinggi. 

Minyak kelapa tidak akan berasap, ketika dipanaskan dengan suhu tinggi. Minyak kelapa nan harum juga bisa dipakai untuk bahan membuat kue. Ansa juga bisa membuatnya sendiri dengan mesin pembuat minyak kelapa.

3. Minyak Sayur

Minyak sayur digunakan untuk merujuk pada minyak apa pun yang berasal dari sumber nabati.

Kebanyakan minyak sayur yang ada di pasaran adalah campuran minyak kanola, jagung, kedelai, safflower, kelapa sawit, dan bunga matahari.

Minyak sayur yang didapat dari bahan nabati, kemudian diproses dan dimurnikan. Namun, sebagian besar minyak sayur yang diproduksi berasal dari minyak kelapa sawit.

4. Minyak Kanola

Minyak kanola berasal dari biji canola. Memiliki titik asap yang tinggi, yang berarti dapat digunakan untuk memasak dengan api besar.

Minyak kanola merupakan minyak nabati yang terbuat dari biji tanaman kanola. Sama seperti minyak goreng pada umumnya, minyak kanola mengandung tiga jenis lemak, yaitu lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal, dan lemak tak jenuh ganda.

5. Minyak Alpukat

Minyak alpukat merupakan minyak yang didapatkan dari buah alpukat namun tidak mengalami pemurnian.

Titik asap minyak alpukat termasuk tinggi, sehingga dapat digunakan untuk memasak dengan api yang lebih tinggi seperti panggangan. Namun direkomendasikan untuk minyak tumisan.

6. Minyak Bunga Matahari

Minyak ini berasal dari bunga matahari yang diproses. Minyaknya memiliki titik asap tinggi dan tidak memiliki rasa yang kuat. Artinya minyak ini bisa digunakan untuk menggoreng makanan.

Minyak bunga matahari juga bisa digunakan sebagai alternatif minyak sayur.

7. Minyak Kacang

Minyak kacang tanah bisa berasal dari kacang-kacangan. Biasanya memiliki rasa kacang yang kuat. Karenanya minyak ini cocok sebagai minyak nabati.

8. Minyak Kenari

Minyak ini memiliki titik asap rendah, jadi tidak baik untuk memasak langsung dengan api. Namun bisa digunakan sebagai campuran makanan.

Kamu bisa menggunakan minyak kenari sebagai olesan di atas pancake, buah potong dan es krim.

Minyak kenari juga bisa ditambahkan ke dalam susu busa untuk minuman kopi.

Itulah macam-macam minyak nabati yang baik untuk kesehatan. Meski minyak-minyak nabati di atas lebih bersahabat bagi kesehatan, bukan berarti penggunaannya bisa sembarangan.

Selain itu, sertakan juga dengan menerapkan gaya hidup sehat yang meliputi konsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, dan tidak merokok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *